Museum Brawijaya
Museum ini diresmikan pada tanggal 4 Mei 1968 oleh Kolonel Pur. Dr. Soewondo. Museum yang menyimpan bermacam koleksi benda yang bersejarah dari zaman perang untuk melawan penjajah dulu. Tempat ini memiliki wilayah yang luasnya mencapai 10.500 m2 atau sekitar 1 hektar.
Museum Brawijaya adalah salah satu tempat wisata edukasi bersejarah yang berlokasi di Jl. Ijen, Malang,
Jawa Timur. Pepatah mengatakan kalau "Bangsa yang besar adalah bangsa
yang menghargai sejarahnya". Seperti yang kita tahu, Indonesia mempunyai
banyak kejadian sejarah di masa lalu dan kita sebagai warga negara yang
baik kita juga harus menghargai jasa para pahlawan yang telah
memperjuangkan kemerdekaan di Indonesia. Banyak cara yang bisa kita
lakukan salah satunya adalah mengadakan wisata
edukasi ke museum-museum yang jumlahnya sangat banyak di Indonesia. Nah
Museum Brawijaya adalah salah satu yang bisa anda datangi terutama jika
anda berasal dari Jawa Timur.
Namun di Museum Brawijaya ada satu benda penting bersejarah yang terkenal yaitu adalah Gerbong Maut. Dari namanya saja sudah seram, namun ternyata kejadian di gerbong ini bisa dibilang seseram namanya. Jaman dulu gerbong ini dipakai untuk mengangkut 30 tahanan dari Bondowoso ke Surabaya, dan dalam akhir perjalanan hanya 2 tahanan saja yang tersisa. Suasana sedikit seram bisa anda rasakan saat anda melihatnya, seakan-akan membuat anda membayangkan hal yang dulu pernah terjadi di situ.
Yang menarik dari museum ini adalah kamu bisa melihat-lihat suasana sekitar museum melaui rooftop gedung. Meski tidak tinggi, menyaksikan lingkungan sekitar museum darisini terasa cukup menarik.
Di sana ada 5 area utama untuk memamerkan benda-benda bersejarah:
- Taman senjata yang memamerka koleksi benda-benda sejarah antara
lain tank, sejata api hasil rampasan dari penjajah, meriam, dan ada juga
patung jendral Sudirman.
- Ruang lobi yang memuat koleksi sejarah yang bisa dilihat pengunjung, yaitu relief penugasan pasukan Brawijaya, relief kekuasaan kerjaan Majapahit dan lambang-lambang kesatuan negara Indonesia.
- Ruang 1 yang terdapat koleksi benda bersejarah antara tahun 1945-1949, salah satunya mobil De Soto.
- Ruang 2 yang berisi benda-benda sejarah sejak tahun 1950 hingga sekarang.
- Halaman tengah yang memamerkan koleksi Gerbong Maut dan Perahu Sigigi.
Lokasi: Jalan Ijen No.25 A, Gading Kasri, Klojen, Malang.
Jam buka: Senin-Kamis 08.00-14.30, Jumat 08.00-11.30, Sabtu-Minggu 08.00-13.00
Harga tiket: Rp.5.000,




wahhhh bagus sekali artikelnya sangat membantu pengetahuan sejarah kita, btw bagaimana sih sejarah berdirinya museum2 dimalang ini.
BalasHapusNahh museum panutann nih wkwk agak ngeri juga sih pas masuk di bagian gerbong maut, ditunggu update an yang lain mas !
BalasHapus